
BUMD: HIDUP SEGAN MATI TAK MAU?
Solusi Transformatif agar BUMD Mampu
menjadi Pilar Ekonomi Daerah
Penulis: IRA HAYATUNNISMA, SE., MM.
Penyunting: Mukminin, M.Pd.
Desain & Layout: Tim Kamila Press
Allright reserved ©2026
Hak cipta dilindungi undang-undang pada penulis
Cetakan Pertama, Agustus 2026
Jumlah halaman:
iv + 140: 18,2 x 25,7 cm
ISBN:
Penerbit:
CV. Kamila Press Lamongan
Anggota IKAPI Nomor: 418/JTI/2024
Jalan Ahmad Yani Ds. Tlanak RT.004/RW.003
Kec.Kedungpring, Lamogan 62272
Email: kamilapresslamongan24@yahoo.com
gusmukminin@gmail.com
WA: 0813 3094 4498
Isi Buku:
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan instrumen strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menyediakan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, masih banyak BUMD menghadapi berbagai persoalan, seperti kinerja yang rendah, kerugian berkepanjangan, ketergantungan pada penyertaan modal daerah, lemahnya tata kelola, rendahnya inovasi, dan belum mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis. Berangkat dari fenomena tersebut, penulis ini bertujuan menawarkan paradigma baru dalam pengelolaan dan penilaian kinerja BUMD yang tidak hanya berorientasi pada aspek keuangan, tetapi juga pada transformasi organisasi, tata kelola, kepemimpinan, digitalisasi, manajemen risiko, serta keberlanjutannya usaha agar BUMD mampu menjadi perusahaan yang sehat, profesional, dan berdaya saing.
Penulis ini menyajikan pendekatan yang komprehensif melalui integrasi Balanced Scorecard, Good Corporate Governance (GCG), Enterprise Risk Management (ERM), Environmental, Social, and Governance (ESG), transformasi digital, serta pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, dibahas berbagai alat analisis strategis seperti SWOT, Five Forces Porter, stakeholder mapping, penyelarasan visi dan misi dengan RPJMD, hingga penyusunan strategi pertumbuhan dan peningkatan kinerja. Didukung contoh praktik terbaik, indikator kinerja, instrumen asesmen, scorecard, serta rekomendasi strategis, penulis ini memberikan panduan praktis yang dapat diterapkan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing BUMD.
Pada akhirnya, penulis ini menawarkan solusi transformasi BUMD melalui penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas organisasi, inovasi, digitalisasi, budaya kerja yang profesional, serta kepemimpinan yang visioner. Dengan pendekatan tersebut, BUMD diharapkan tidak lagi sekadar bertahan hidup, tetapi mampu menjadi organisasi yang adaptif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta pemerintah daerah. Penulis ini ditujukan bagi kepala daerah, DPRD, direksi dan dewan pengawas BUMD, auditor, akademisi, konsultan, dan praktisi sebagai referensi sekaligus panduan implementatif dalam mewujudkan BUMD sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah.
